Notification

×

Iklan

Iklan

Sidak Komisi II DRPD Cianjur Soal Pupuk, Begini Bilangnya

3/24/2025 | 21:46 WIB Last Updated 2025-03-24T14:51:04Z
Komisi II DPRD Cianjur saat sidak gudang pupuk. (Foto: Istimewa)

SIGNALCIANJUR.COM - Pemerintah dan pihak terkait terus berupaya memperbaiki sistem distribusi, agar pupuk lebih mudah diakses oleh petani. 

Hal tersebut diungkapkan Account Executive Cianjur, Geugeu Sudewi, saat sidak sebelumnya bersama Komisi II DPRD Cianjur.

"Menegaskan bahwa distribusi pupuk terus berjalan sesuai kebutuhan petani," katanya kepada insan media saat dihubungi, Senin (24/3/2025).

Geugeu berharap, petani dapat memahami prosedur pembelian yang telah ditetapkan, sehingga kebutuhan pupuk dapat terpenuhi tanpa kendala.

"Bahwa distribusi pupuk terus berjalan sesuai kebutuhan petani," ujar dia.

Menurutnya, ketersediaan pupuk di Cianjur saat ini telah terpenuhi. Per 18 Maret 2025, stok pupuk di gudang mencapai 6.119 ton. Jika dibandingkan dengan alokasi tahunan Kabupaten Cianjur yang mencapai 74.000 ton.

"Maka rata-rata kebutuhan bulanan adalah 6.200 ton," terang Geugeu.

Hal sama diungkapkan dia, kewajiban stok minimal dari produsen adalah 75 persen dari alokasi bulanan. Artinya, dengan stok saat ini, kebutuhan pupuk di Cianjur masih aman.

"Itu untuk sekitar tiga minggu ke depan," bilang Geugeu.

Geugeu juga menjelaskan bahwa pasokan pupuk di Cianjur tidak pernah berhenti. Begitu pupuk disalurkan kepada distributor dan ditebus oleh petani, pasokan baru segera masuk dari gudang pusat, seperti di Gudang Lini II dan Cikampek.  

"Kami pastikan bahwa kebutuhan pupuk di Kabupaten Cianjur tetap terjaga, sehingga petani tidak mengalami kendala mendapatkan pupuk," papara Geugeu.

Ia menambahkan soal distribusi pupuk berjalan secara kontinu. Begitu stok keluar untuk penebusan, pasokan baru akan masuk lagi. 

"Jadi stok tidak benar-benar habis, melainkan terus diperbarui," tutup Geugeu. (Red/*)

×
Berita Terbaru Update