Ketua DPD Nasdem, H. Onnie bersama Wakil Bupati Cianjur Ramzi. (Foto: SignalCianjur) |
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Cianjur H. Onnie Soerono Sandi mengatakan gerakan keagamaan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sekali, melalui pembagian takjil, lalu bukber sekaligus santunan kepada anak yatim piatu.
"Ingin berbagi yang merupakan ajang silaturahmi juga," katanya.
Diketahui, dihadiri langsung 32 kecamatan dan kordes juga. Artinya untuk merawat dan menjaga silaturahmi sesama kader di masyarakat. Sehingga, ketika dijaga biasanya di dalam pergerakan politik di lapangan banyak dinamika.
"Jadi saat saling memaafkan," ujar Onnie.
Ia mengungkapkan biasanya ada salah paham, masih ujarnya, akan cair melalui gerakan keagamaan saat ini semua saling memaafkan.
"Semoga bermanfaat dan menjadi berkah," ucapnya.
Hal sama diutarakan Onnie, memasuki 100 hari kerja Wahyu - Ramzi, itu masih program rempug warga dan gorol. Dan, beberapa gebrakan diperlihatkan untuk kemajuan Cianjur juga.
"Ya! Saat ini menilai masih bagus tanggapan masyarakat. Seperti halnya di medsos karena kita belum mengadakan survei secara resmi," terang Ketua DPD Partai Nasdem Cianjur.
Sementara itu, takkil yang dibagikan berjumlah ada sekitar 500 paket. Lalu, mengenai santun ada sekitar 70 dibagikan kepada anak yatim piatu.
Ia menanggapi melihat animo masyarakat semua itu positif langkah-langkah dan terobosan-terobosannya. Dan, mungkin dilihat sesudah Idul Fitri mungkin ada gebrakan-gebrakan lain.
"Pasalnya saat ini masih bulan puasa Ramadan," ujar Onnie.
Ia berpesan kepada Wahyu - Ramzi karena menganut politik tanpa mahar. Dan, tuntut dari pasangan ini adalah mensejahterakan masyarakat bagaimana pasangan mahar dari Nasdem.
"Jadi ketika pasangan ini sudah bisa mensejahterakan masyarakat berarti dia sudah bayar mahar kepada kita," tutup Onnie. (Red/*)