Yayasan Assuluk Insan Madani bersama PWI Cianjur sosialisasi HIV. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM - Yayasan Assuluk Insan Madani kerja sama menggandeng PWI Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menggelar acara kesehatan bertajuk "Berkah Ramadan Sehatkan Diri, Bersihkan Hati", Minggu (23/3/ 2025) kemarin.
Dr. Dian Hariani Salamen menyampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya kasus HIV di Kabupaten Cianjur. Dan, soal tren kasus HIV masih tinggi, terutama di kalangan anak muda.
"Data yang saya terima menunjukkan bahwa banyak kasus HIV terjadi di Cianjur," katanya.
Ia mengatakan tertarik untuk datang ke sini karena melihat tren yang ada, terutama di kalangan pemuda-pemudi. Kita tidak ingin menghakimi siapa pun.
"Tapi yang terpenting adalah bagaimana menekan penyebaran HIV agar tidak semakin meluas," terang Dr. Dian.
Ia juga menjelaskan bahwa upaya penanggulangan HIV harus lebih menekankan pada pendekatan promotif dan preventif.
Selain itu, masih ujarnya, stigma negatif terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) juga masih menjadi tantangan besar dalam penanganan kasus tersebut.
"HIV masih memiliki stigma negatif yang kuat. Artinya berbeda dengan penyakit lainnya," menurut Dr. Dian.
Padahal, hal sama diutarakan Dr Dian, perlu melakukan langkah adalah edukasi dan pencegahan agar penularannya dapat ditekan.
"Selain itu, ada juga fenomena kawin kontrak sering kali menjadi faktor risiko penyebaran HIV," pungkasnya.
Terpisah, Ketua Yayasan Assuluk Insan Madani, Dr. Hj. Dede Supenti, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung acara tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PWI Cianjur, Yayasan Nurani Hati Peduli, serta para mahasiswa Cianjur yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Dan, berharap kegiatan ini upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penting menjaga kesehatan.
"Intinya dapat mencegah penyebaran HIV," terang Dr. Hj. Dede, singkat.
Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan fisik dan mental melalui Tes HIV dan penyuluhan kesehatan.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Cianjur, M Ikhsan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional.
"Kami akan terus mendukung kegiatan edukasi kesehatan seperti ini," janjinya.
Masih dipaparkan Ikhsan, support tentunya kegiatan ini, dan berharap kerja sama dengan Yayasan Assuluk Insan Madani terus berlanjut.
Kemudian, terakhir ia menambahkan sosialisasi tentang bahaya HIV sangat penting, terutama bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat luas. Hal tersebut langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya HIV.
"Nah! Pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Ya! Terutama di momen refleksi Ramadan," tandas Ketua PWI Cianjur.
Pelaksanaan tersebut di gedung PWI Cianjur, Jalan Siliwangi yang menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Dr. Dian Hariani Salamen, Direktur Klinik Ayudia Medika, dan Dr. Hj. Dede Supenti, Ketua Yayasan Assuluk Insan Madani. (Red/*)