Sekretaris DPD Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Cianjur, Riki Supandi. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM- Cianjur era baru, bukan ditentukan warna cat kantor harus baru, tapi bagaimana Pemerintah Desa (Pemdes) itu bisa lebih maksimal dalam hal pelayanan akan kebutuhan masyarakat lintas sektor.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPD Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Cianjur, Riki Supandi melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Kamis (20/3/2025).
"Perlu diingat bahwa penggantian cat desa harus mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas masyarakat," katanya .
Masih diutarakan dia, selain itu harus sesuai dengan rencana pembangunan desa. Lagian untuk saat ini apa urgensinya, mengganti warna cat bangunan desa.
"Banyak hal lebih penting dan urgensi untuk masyarakat desa dibandingkan dengan hanya mengganti cat," tutur Riki.
Menurutnya, penggantian cat desa memerlukan pertimbangan matang dan harus memenuhi beberapa kriteria, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan diantaranya kebutuhan dan prioritas.
"Apakah penggantian cat desa benar-benar diperlukan dan menjadi prioritas utama," tanya Sekretaris DPD Prabhu Indonesia Jaya Cianjur.
Anggaran dan sumber dana, lebih lanjut ia mengatakan apakah anggaran untuk penggantian cat desa telah disediakan dan sesuai dengan sumber dana yang tersedia.
"Kesesuaian dengan rencana pembangunan, apakah penggantian cat desa sesuai dengan rencana pembangunan desa dan tidak mengganggu kegiatan lainnya," terang Riki.
Keterlibatan masyarakat, masih dipaparkan dia, apakah masyarakat desa telah dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan untuk mengganti cat desa?
Sambungnya, oleh karenanya Bupati Cianjur harus klarifikasi secara terbuka, apakah benar salah atau perusahaan tersebut yang datang ke desa-desa atas arahan atau perintahnya.
"Artinya atau hanya mendompleng nama saja," ujar Riki.
Ia menambahkan bukankah pemerintah pusat, provinsi dan kota/kabupaten semuanya sedang efisiensi anggaran, mendahulukan yang penting dan menghapus yang kurang penting. Lah ini masa sih Bupati Cianjur malah mengintruksikan desa-desa untuk mengganti warna cat.
"Nah! Bila itu benar berarti menantang kebijakan Presiden RI dan Gubernur Jawa Barat," Sekretaris DPD Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Cianjur. (Red/*)